bagaimana cara menghitung denyut nadi latihan

Panduan langkah demi langkah untuk bagaimana cara menghitung denyut nadi latihan ikuti panduannya secara seksama.
bagaimana cara menghitung denyut nadi latihan
Bagaimana Cara Menghitung Denyut Nadi Latihan Source: bing.com

Bagaimana Cara Menghitung Denyut Nadi Latihan

Denyut nadi adalah ukuran seberapa cepat jantung Anda memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Menghitung denyut nadi Anda selama latihan adalah cara yang baik untuk memantau intensitas latihan Anda dan memastikan Anda berolahraga dengan aman dan efektif.

Langkah 1: Temukan Nadi Anda

Biasanya, denyut nadi terbaik dihitung dengan mengukur detak jantung pada pergelangan tangan atau leher. Jika Anda ingin mengukur denyut nadi Anda pada pergelangan tangan, letakkan jari telunjuk dan jari tengah Anda di bagian dalam pergelangan tangan, tepat di bawah ibu jari Anda. Anda harus bisa merasakan denyut nadi Anda di sana. Hitung jumlah denyut dalam 30 detik.

Jika Anda ingin mengukur denyut nadi Anda pada leher, letakkan jari telunjuk dan jari tengah Anda di sisi leher Anda, tepat di bawah rahang Anda. Anda harus bisa merasakan denyut nadi Anda di sana. Hitung jumlah denyut dalam 30 detik.

Langkah 2: Hitung Denyut Nadi Per Menit

Setelah Anda memiliki jumlah denyut nadi selama 30 detik, kalikan angka tersebut dengan dua untuk mendapatkan denyut nadi Anda per menit. Misalnya, jika Anda menghitung 20 denyut nadi dalam 30 detik, kalikan 20 dengan dua untuk mendapatkan 40 denyut nadi per menit.

Langkah 3: Ketahui Zona Latihan Anda

Sekarang, Anda memiliki angka untuk denyut nadi Anda. Namun, apa artinya angka itu dalam konteks latihan Anda? Untuk memahami itu, Anda perlu mengetahui denyut nadi maksimal Anda dan zona latihan Anda.

Denyut nadi maksimal adalah jumlah denyut nadi tertinggi yang dapat dicapai oleh jantung Anda dalam satu menit. Untuk mengetahui denyut nadi maksimal Anda, cukup kurangi usia Anda dari 220. Misalnya, jika usia Anda adalah 30 tahun, denyut nadi maksimal Anda adalah sekitar 190 denyut per menit (220 - 30).

Ada beberapa zona latihan yang berbeda dan setiap zona latihan memiliki denyut nadi target yang berbeda. Zona latihan ringan: 50-60% dari denyut nadi maksimal Anda. Zona latihan sedang: 60-70% dari denyut nadi maksimal Anda. Zona latihan berat: 70-85% dari denyut nadi maksimal Anda.

Langkah 4: Bandingkan Denyut Nadi Anda dengan Zona Latihan Anda

Sekarang, bandingkan jumlah denyut nadi per menit Anda dengan zona latihan Anda. Apakah Anda berada di zona yang diinginkan? Jika Anda berada di zona latihan ringan, Anda mungkin ingin meningkatkan intensitas latihan Anda. Jika Anda berada di zona latihan berat, Anda mungkin ingin mengurangi intensitas latihan Anda.

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang berbeda dan zona latihan yang tepat untuk Anda mungkin tidak sama dengan yang tepat untuk orang lain. Jika Anda tidak yakin zona latihan Anda atau membutuhkan bantuan untuk merancang program latihan yang sesuai, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang pelatih pribadi atau dokter.

Kesimpulan

Menghitung denyut nadi selama latihan adalah cara yang baik untuk memantau intensitas latihan Anda dan memastikan Anda berolahraga dengan aman dan efektif. Namun, jangan hanya mengandalkan denyut nadi Anda. Penting untuk memperhatikan juga bagaimana Anda merasa selama latihan Anda dan menyesuaikan intensitas latihan Anda sesuai dengan kemampuan dan kondisi fisik Anda.

Related video of bagaimana cara menghitung denyut nadi latihan