cara menghitung harga pokok penjualan adalah

Pelajari cara menghitung harga pokok penjualan dengan mudah dan cepat. Ikuti langkah-langkah sederhana ini dan dapatkan harga pokok penjualan yang akurat.
cara menghitung harga pokok penjualan adalah

Apa itu Harga Pokok Penjualan?

Harga pokok penjualan adalah biaya total yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan untuk memproduksi dan menjual produk. Harga pokok penjualan mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik, dan biaya administrasi.

Perusahaan harus menghitung harga pokok penjualan dengan benar agar dapat menetapkan harga jual yang menguntungkan. Jika harga jual terlalu rendah, perusahaan tidak akan mendapatkan keuntungan yang cukup. Namun, jika harga jual terlalu tinggi, perusahaan mungkin tidak mampu bersaing dengan pesaing.

Langkah-langkah Menghitung Harga Pokok Penjualan

Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana untuk menghitung harga pokok penjualan:

1. Ambil Total Biaya Produksi Selama Periode Tertentu

Langkah pertama untuk menghitung harga pokok penjualan adalah mengambil total biaya produksi selama periode tertentu. Periode ini bisa bulanan, triwulanan, atau tahunan, tergantung pada kebutuhan perusahaan.

Total biaya produksi mencakup semua biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi produk. Biaya-produksi ini termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.

2. Tambahkan Biaya Langsung

Langkah berikutnya adalah menambahkan biaya langsung seperti bahan baku dan tenaga kerja langsung. Biaya-biaya ini dapat dihitung dengan mudah karena langsung terkait dengan produksi produk.

Untuk menghitung biaya bahan baku, perusahaan dapat mengambil total pembelian bahan baku selama periode tertentu dan mengurangi nilai persediaan bahan baku di akhir periode. Sedangkan untuk menghitung biaya tenaga kerja langsung, perusahaan dapat mengambil total gaji dan upah selama periode tertentu dan membaginya dengan jumlah unit yang diproduksi.

3. Hitung Biaya Tidak Langsung

Setelah menambahkan biaya langsung, langkah berikutnya adalah menghitung biaya tidak langsung seperti biaya overhead pabrik dan biaya administrasi. Biaya overhead pabrik mencakup biaya pemeliharaan mesin, listrik, dan lainnya yang tidak langsung terkait dengan produksi produk. Sedangkan biaya administrasi mencakup biaya kantor, biaya pemasaran, dan lainnya.

Untuk menghitung biaya overhead pabrik, perusahaan dapat menggunakan metode alokasi biaya seperti metode perhitungan biaya pokok produksi atau metode activity-based costing. Sedangkan untuk menghitung biaya administrasi, perusahaan dapat mengambil total biaya administrasi selama periode tertentu dan membaginya dengan jumlah unit yang diproduksi.

4. Bagi Total Biaya dengan Jumlah Unit yang Diproduksi

Setelah menghitung biaya langsung dan tidak langsung, langkah berikutnya adalah membagi total biaya dengan jumlah unit yang diproduksi untuk mendapatkan harga pokok per unit. Harga pokok per unit ini akan digunakan untuk menentukan harga jual.

5. Tambahkan Mark-up atau Margin

Langkah terakhir adalah menambahkan mark-up atau margin ke harga pokok per unit untuk mendapatkan harga jual. Mark-up atau margin ini harus mencakup semua biaya yang tidak tercakup dalam harga pokok penjualan, seperti biaya pemasaran dan biaya lainnya.

Setelah menambahkan mark-up atau margin, perusahaan harus membandingkan harga jual dengan harga pasar untuk memastikan bahwa harga jualnya wajar dan bersaing. Jika harga jual masih terlalu rendah, perusahaan harus mengevaluasi kembali biaya produksinya dan mencari cara untuk mengurangi biaya produksi.

Kesimpulan

Menghitung harga pokok penjualan adalah langkah penting dalam menetapkan harga jual yang menguntungkan. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana di atas, perusahaan dapat menghitung harga pokok penjualan dengan mudah dan cepat. Namun, perlu diingat bahwa harga jual harus tetap kompetitif agar perusahaan dapat bersaing dengan pesaing.

Related video of cara menghitung harga pokok penjualan adalah